Dongeng Sebelum Tidur

Kisah Para Penyisih HadesIMG_20160530_030624

Dikisahkan ada sekelompok manusia, yang sebelum terlahir di bumi mereka telah dinistakan oleh dewi keberuntungan, Tikhe. Mereka adalah orang-orang yang telah dikutuk untuk wajib kerja keras 10x lipat dari manusia kebanyakan. Spesialisasi mereka adalah berhati beku, bermental baja.

Mereka tak berkecil hati, karena tentunya masih banyak penghuni olimpus lain yang tak menistakan mereka. Seperti Apollo, sang pujangga olimpus tersebut mengasihani kelompok tersebut hingga membuatkan mereka syair yang abadi. Kehadiran mereka pun akan selalu dikenang bahkan sampai jiwa mereka berpisah dari raga.

Aphrodite, ia bahkan teramat mengasihi mereka. Ia karuniakan mereka segala jenis cinta, dari erotik sampai plantonik. Sekelompok manusia-manusia itu pun mampu mengolah kebekuan hati mereka dengna perhitungan-perhitungan cermat, sehingga mampu meredam segala efek kegilaan dari cinta.

Yang paling hebat adalah bahwa Hades tidak mampu menjangkau mereka. Hades membenci kelompok tersebut dan menyebarkan kebenciannya ke seluruh penghuni bawah tanah. Namun seperti suratan takdir mereka tidak berada dalam gulungan yang sama dengan penghuni bumi lainnya, alam bawah tanah pun terlihat bukan akhir bagi kelompok tersebut. Siapa sangka lambat laun, dalam hati Hades diam-diam menyimpan kagum dengan sekelompok manusia tersebut.

Mereka nyata, mereka ada di sekeliling kita. Kenalilah mereka melalui tiga tanda ini. Pertama, mereka takut keramaian. Tapi bukan berarti mereka sama sekali tak mampu bersentuhan dengan keramaian, hanya saja mereka tidak dapat berlama-lama di sana. Keramaian bagi mereka, tak ubahnya seperti kesepian mencekam bagi orang kebanyakan.

Kedua, mereka senang tertawa. Ada alur penjelasan yang logis terhadap ciri kedua ini. Mungkin kau tahu logika sederhana matematika, Jika A = B, dan B=C, maka A=C. Jadi sekelompok manusia yang kita bicarakan ini adalah pemuja ironi, dan Ironi adalah hal-hal sesungguhnya yang kita tertawakan dikeseharian kita, maka kesimpulannya sekelompok manusia ini suka sekali tertawa. *Ngomong-ngomong abaikan saja penjelasan tak berdasar ini.

Dan ciri terakhir adalah mereka senang bergantung di ketinggian dengan lilitan seutas tali, terayun-ayun di antara semilir angin sore. Entah bergantung seperti apa yang dimaksud, tapi mengingat Hades pun tak mampu menyentuh mereka, tak penting lagi di mana dan seperti apa cara mereka bergantung.

Jadi suatu saat, jika kalian berkempatan menemui orang yang memiliki ke dua ciri di atas, curigailah mereka sebagai salah satu orang dari kelompok tersebut.  Ikutilah sampai kau melihat secara langsung ke tiga ciri di atas ada pada orang tersebut. Dan jika benar, maka mungkin saja kau mau berbagi sedikit berkat dewi Tikhe dengan sedikit juga kemampuan mereka menghidari Hades. Selamat mencari, semoga beruntung.

Advertisements